Mikoriza arbuskular adalah bentuk simbiosis mutualisme antara cendawan dan akar tanaman. Cendawan mikoriza memperoleh karbohidrat dari tanaman, sementara tanaman mendapatkan berbagai manfaat dari aktivitas cendawan tersebut.
Memperluas Serapan Hara
Hifa cendawan mikoriza mampu menjangkau area tanah yang lebih luas dibandingkan rambut akar tanaman. Hal ini sangat membantu penyerapan unsur hara yang mobilitasnya rendah, terutama fosfor (P), serta unsur hara mikro penting lainnya.
Meningkatkan Toleransi Terhadap Cekaman
Tanaman yang bermikoriza umumnya lebih tahan terhadap kekeringan, salinitas, hingga serangan patogen akar. Simbiosis ini membuat tanaman lebih adaptif pada kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan.
Memperbaiki Struktur Tanah
Glomalin yang dihasilkan cendawan mikoriza membantu membentuk agregat tanah yang stabil, memperbaiki aerasi dan kemampuan tanah menahan air.
Mendukung Pembibitan dan Tanaman Muda
Pada pembibitan sawit dan tanaman perkebunan lain, inokulasi FMA sejak awal membantu bibit tumbuh lebih seragam dan siap menghadapi kondisi lapangan.
Pemanfaatan FMA merupakan strategi yang terbukti ilmiah untuk meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan.