EFEK APLIKASI NOGAN PADA BENIH DAN BIBITAN

Posted by on May 28, 2017 in Berita

Pemberian aplikasi Biofungisida NOGAN pada tanaman dimulai dari benih dan juga pada bibitan terbukti mampu menjadikan tanaman tumbuh lebih kuat dan lebih sehat. Selain bekerja melindungi akar tanaman dari serangan jamur NOGAN juga dapt merangsang perakaran untuk tumbuh lebih banyak dan lebih sehat.

Dampak langsung yang dapat dilihat adalah pada fisik tanaman dimana tinggi tanaman dan jumlah daun jauh lebih baik dibandingkan dengan yang tanpa perlakuan NOGAN. Berikut adalah hasil pembandingan tanaman bibitan kelapa sawit yang diberi perlakuan NOGAN terlihat pada tanaman no 4 (T4 = aplikasi nogan 100 gr & pemberian ganoderma) dan 6 (T6 = aplikasi nogan tanpa pemberian ganoderma).

Cara kerja Trichoderma spp dalam NOGAN yaitu dengan menghasilkan enzim chitinase dan antibiotika berupa trichodermin yang akan melindungi bibit dari ancaman pathogen tular tanah seperti Ganoderma. Akar tanaman yang telah terlindungi sejak awal akan memiliki kemampuan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal sehingga pertumbuhan tanaman pada fase berikutnya akan lebih baik. Bibit unggul ini akan menjadi investasi dalam kegiatan budidaya kelapa sawit.

Hal sebaliknya akan terjadi pada bibit sawit yang tidak diberi perlakuan seperti Trichoderma, dimana bibit akan rentan terhadap ancaman jamur pathogen. Akibat serangan jamur pathogen diantaranya bibit menjadi lebih kerdil (T5 = pemberian ganoderma tanpa aplikasi nogan), ukuran daun tidak maksimal dan kualitas daun yang jelek. Maka dari itu, sudah sepantasnya, kita melakukan investasi dimulai dari pembibitan untuk menunjang produksi beberapa tahun kemudian.

Post a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *